Review KSeries: "Juvenile Justice" 2021 - Melihat realitas tindak Pidana Anak


Selamat malam KDramalovers! Tetap semangat menjalani hari ini ya.

Pada kesempatan kali ini, aku akan review salah satu top 10 Series Netflix. Penasaran seperti apa review aku? Check it out!

Sinopsis dan jajaran Pemain nya bisa yeorobun-deul klik disini~~~


♡ Review

Drama maupun Film Korea memang selalu menampilkan profesi tertentu. Dari yg profesi umum seperti delivery boy jjajangmyeon, team cleaning service, penjaga toko buku sampai profesi2 beken seperti dokter, psikiatri, detektif, guru, pegawai kantoran. Tak ayal pun profesi berlatar hukum sudah sangat bertebaran, seperti lawyer dan jaksa. Tak seperti lawyer dan jaksa yg sudah sgt banyak diangkat oleh Drama/Film, profesi hakim setau aku baru ada 2 nih antara lain Series ini dan Drama Miss Hammurabi (dengan main lead nya actor L dan Go Ara, dengan latar Hakim Perdata), cmiiw

Hakim Anak dalam Drama ini diperankan oleh Kim Hye-soo dan Kim Mu-yeol. Siapa yg tidak kenal dgn Tante Hye-soo, aktris Chungmuro ini telah banyak memenangkan Penghargaan atas acting nya yg luar biasa. Dalam suatu artikel juga disebutkan bahwa beberapa Hakim juga terkesan dengan akting Tante Hye-soo yg sangat menjiwai. Aku kali ketiga ini melihat acting beliau setelah Drama Signal dan Hyena. Untuk Kim Mu-yeol sendiri honestly ini kali pertama aku melihat acting beliau, maklum karena aku juga masih newbie di dunia Drama Korea.

Series ini terdiri dari beberapa sub cerita. Kita disuguhkan bagaimana realita tindak pidana yg dilakukan oleh anak dibawah umur. Bagaimana Pengadilan Anak, bagaimana Hakim Anak memutus dan melihat suatu perkara. Wajar jika Series ini masuk top 10 karena seluruh pemain termasuk pemain anak bener2 totalitas. Gambaran anak pelaku tindak pidana sangat realistis, dengan dandanan street boy/girl-bertato-rambut semir warna nyentrik-merokok. Tindak pidana yg dilakukan pun bervariasi dari pembunuhan, pencurian, sampai yg parah seperti prostitusi. Masing2 Hakim mempunyai backstory tersendiri sehingga hal itu turut menjadi andil bagi mereka ketika memutus suatu kasus. Hakim Shim yg mempunyai trauma dengan para "kriminal anak" sehingga ia sangat membenci dan cenderung tegas ketika bersikap dengan para tindak pidana, berbeda dengan Hakim Cha yg justru menjadi korban KDRT di masa lalu, membuat nya sangat lembut dan halus memperlakukan para anak2. Dua backstory yg bertolak belakang ini membuat dua Hakim tsb sering crash tapi berakhir saling memahami.

Yg menjadi beda, dengan Drama genre hukum lainnya yg kebanyakan berkutat dengan profesi jaksa/lawyer/detektif yg menyelesaikan kasus2 suap, melawan komplotan pejabat bengis. Dalam series ini kita diajak melihat tindak pidana dengan subjek nya adalah anak dibawah umur, dimana latar belakang keluarga mereka lah salah satu faktor terbesar sang anak melakukan tindak pidana. Series ini juga mengajak kita merenungkan bagiamana seharusnya pola relasi hubungan yg baik dengan anak, bagaimana baiknya pola komunikasi dengan anak, bagaimana seharusnya lingkungan anak terbentuk.

Salah satu case yang paling aku suka tentang Pusat Rehabilitasi Pureum. Disana, para "kriminal anak" akan di"rehab" oleh satu Tutor. Dalam satu atap mereka akan diajarkan berbagai macam keterampilan seperti memasak, bertanam, belajar bersama. Hingga suatu hari Hakim Shim dan Hakim Cha harus melakukan inspeksi bulanan, dan kala itu juga ditemukan adanya laporan penganiayaan dan penyelewengan dana oleh Pusat Rehabilitasi itu. Tak ayalnya Drama lain, Series ini punya banyak twist yg bikin kita salah nebak. Salah satu twist yg menurut saya berhasil banget di case ini, berhasil membuat aku mewek juga. Bagaimanapun ternyata seorang Pemerhati Anak yg merupakan Tutor di Pusat Rehabilitasi ini justru punya relasi yg buruk dengan sang anak, mewek pokoknya! 

Itu hanya satu dari sekian case yg ditampilkan, semuanya layak diikuti, dan tidak semua nya juga berpihak pada korban. Karena kata Hakim Shim:

Series ini hanya 10 Episode dengan durasi kurang dari 1 jam. Series ini menurut aku out of the box karena mengenalkan suatu issue yg belum pernah diangkat. Dalam suatu interview nya Tante Hye-soo juga berharap dengan adanya series ini membuat issue2 tindak pidana anak akan sering menjadi bahan diskusi. Satu lagi hal yg bisa kita petik dlm Series ini, apapun profesi yg kalian miliki, jadilah org yg berintegritas. Hakim Shim meski mempunyai masa lalu yg menyakitkan tetap tegas dan tidak pandang bulu dalam memperlakukan siapapun, termasuk para Subae-nimnya. Aku kasih rank 90 dari 100 untuk Series ini, jangan lupa masukkan dalam List kalian ya!


Hakim Shim yg berintegritas


Hakim Cha dengan masa lalunya



Butuh sekampung untuk mendidik seorang anak -Hakim Shim


Hakim Shim yg sudah berdamai dengan masa lalunya


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review KFilm: "A Year-End Medley" 2021 - Romansa Kisah Cinta di akhir Tahun

080322 Notulensi Deep Insight @taulebih.id × @insightme.id - Know Yourself better through SEX-EDUCATION

Review KDrama: "Snowdrop" 2021 - Ketika Cinta menuntun pada kebenaran Ideologi